Written by CHAIRUL NURUL Thursday, 24 March 2011 15:11
BANDA ACEH, GARDABERITA - Tergusurnya Irwandi Yusuf dari bursa Calon Gubernur (Cagub) Nangroe Aceh Darussalam yang diusung Partai Aceh, nampaknya tidak sekadar kekalahan politik, namun bagian dari strategi GAM/PA (Partai Aceh) untuk menghentikan ambisi incumbent itu mencalonkan kembali pada Pemilukada yang digelar Oktober 2011 mendatang.
Kinerja Irwandi yang dinilai buruk dan semakin menguatnya kecurigaan PA/GAM bahwa irwandi adalah "boneka" Jakarta yang diperintahkan memainkan peran antagonis selaku pimpinan daerah yang berasal dari GAM, sehingga keburukan Irwandi akan mencoreng GAM di hadapan masyarakat Aceh.
Sikap politik PA yang tanpa kompromi menjegal Irwandi Yusuf, akan berakibat dieliminasinya calon independen dari rancangan qanun (Perda) Pemilukada, agar tidak dapat digunakan Irwandi.
Namun di sisi lain, Irwandipun sejauh ini kurang berminat melamar partai nasional sebagai kendaraan politik, mengingat identitas GAM/PA yang melekat pada dirinya menjadikan Irwandi memiliki nilai tawar yang tinggi.
Potret dinamika politik Aceh ini, sejatinya harus diwaspadai karena sangat mungkin dapat memicu konflik politik yang lebih besar ketika Irwandi nantinya akan menggugat Pemilukada dengan tuduhan inkonstitusional karena tidak menjalankan putusan MK.(*/unk)
| Sebelum Hilang, Shukoi Sempat Terlihat Oleng 10/05/2012 | admin
|
|
| Testimoni: Melawan Kekejaman Irwandi Yusuf 21/04/2011 | CHAIRUL NURUL ACEH BESAR, GARDABERITA - Persidangan Rakyat, Hamidy Arsa versus Gubernur NAD, Irwandy Yusuf memasuki tahap pembelaan. Hamidy, terdakwa yang dituduh menyebarkan fitnah lewat jaring sosial, menyangga [ ... ] |
|