Written by admin Saturday, 18 February 2012 23:01
Sesaat kemudian warga langsung berkerumun di loksi yang terletak di jalan Karyawan 1 kecamatan Karang Tengah Kota Tangerang dan menemukan 6 orang yang tergelatak dengan mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. Belakangan diketahui bahwa 6 orang tersebut adalah karyawan yang tengah melakukan penyuntikan gas elpiji bersubsidi ukuran 3 kilogram ke tabung ukuran 12 kilogram.
Meski warga sekitar mengaku terkejut dengan ledakan tersebut, tidak demikian dengan aktivitas yang berlangsung di lokasi tersebut. Menurut salah seorang warga, di lokasi tersebut sejak hampir 2 tahun ini menjadi lokasi usaha penyuntikan ilegal gas elpiji. Menurutnya lagi, warga juga sudah lama mengkhawatirkan keberadaan usaha tersebut, sebab lokasinya yang berada di tengah pemukiman yang padat.
“sudah cukup lama ini beroperasi dan warga juga sangat kuatir dengan keberadaan ini karena lokasinya yang berada di dekat pemukiman penduduk” ujarnya sambil meminta untuk tidak disebutkan namanya tersebut.
Sementara Lurah Karang Timur, Nur Jali juga mengatakan jenis dan usaha yang berlangsung di lokasi tersebut karena tidak ada ijinnya.” Belum pernah ada yang meminta izin usaha di lokasi tersebut, sehingga masih kita masih mencaro data tentang usaha dan pemilik tempat tersebut” kata lurah
Untungnya akibat ledakan tersebut api cepat dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran Kota Tangerang yang menurunkan 10 unit mobil pemadam kebakaran sehingga tidak menimbulkan kebakaran yang lebih besar. Sementara keenam korban yang tiga diantaranya mengalami luka bakar cukup serius saat ini masih di rawat di rumah sakit Bhakti Asih Cileduk.
Untuk memastikan penyebab ledakan tersebut saat ini Polrestro Tangerang masih melakukan penelidikan.
(fid )
| Sopir Taksi Gelap Ditemukan Tewas Diparkiran 09/05/2012 | admin
|
|
| Horee UMK Kota Tangerang Sama Dengan DKI Jakarta 12/12/2011 | admin CIKOKOL, GARDABERITA – Dewan Pengupahan Kota (DEPEKO) Kota Tangerang akhirnya memutuskan UMK Kota Tangerang tahun 2012 sama dengan UMK DKI Jakarta yaitu sebesar Rp.1.529.150 yang merevisi jumlah s [ ... ] |